background

Login E-Licensing

Petunjuk

Masukkan username dan password anda dan Klik tombol lagin.

Jika anda belum memiliki akun, silahkan klik link daftar dibawah ini. Dan jika anda lupa dengan password anda silahkan klik link lupa password dibawah ini.


Daftar | Lupa password ?

IP ADDRESS ANDA :

IP Address : 23.20.65.255

BROWSER ANDA :
CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)

Pelayanan dan Perizinan


  • JENIS IZIN PENGGUNAAN FREKUENSI

    • Izin Stasiun Radio (ISR)
    • Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR)
    • Izin Kelas
  • IZIN STASIUN RADIO (ISR) DINAS TETAP DAN BERGERAK DARAT TERRESTRIAL

    • Dinas Tetap (Fixed Service)
    • Dinas Bergerak Darat (Land Mobile Service)
      • Jaringan Telekomunikasi Publik (Radio Trunking, dsb)
      • Telekomunikasi Khusus
  • IZIN STASIUN RADIO DINAS NON TETAP DAN BERGERAK TERRESTRIAL

    • Dinas Penyiaran(Broadcasting Service)
    • Dinas Penerbangan(Aeronautical Service)
    • Dinas Kelautan (Maritime Services)
    • Dinas Amatir (Amateur Services)
    • Dinas Satelit (Satellite Services)
  • IZIN PITA FREKUENSI RADIO

    • Hak penggunaan eksklusivitas suatu pita frekuensi tertentu yang diberikan kepada suatu penyelenggara dengan masa izin tertentu.
    • Sudah diterapkan berdasarkan mekanisme seleksi untuk pita IMT-2000 (1920 - 1980 MHz dan 2110 - 2170 MHz)
    • Akan diterapkan untuk layanan eksklusif bersifat point to area lainnya seperti Broadband Wireless Access (BWA) dan Penyiaran
  • IZIN KELAS

    • Hak penggunaan secara bersama suatu pita frekuensi tertentu dengan kondisi tidak boleh mengganggu dan tidak dapat mengklaim proteksi dari pengguna pada frekuensi yang sama.
    • Terdapat suatu pengaturan teknis dari daya pancar maupun lebar pita frekuensi.
    • Mulai diterapkan untuk penggunaan frekuensi 2.4 GHz sejak tahun 2005.
    • Akan diterapkan secara bertahap kepada pita frekuensi lainnya, terutama aplikasi short range devices dan low power equipment.
    • Untuk menjamin pengoperasian yang melanggar ketentuan teknis, maka setiap perangkat sejenis yang masuk ke Indonesia, harus memiliki type approval.
    • Bila ada penggunaan / modifikasi perangkat, sehingga terjadi pelanggaran teknis, maka dapat diajukan ke Balai Monitoring setempat untuk dikenakan tindakan hukum.